Minggu, 19 Mei 2013

Poket Periodontal


Poket periodontal merupakan pendalaman sulkus gingiva  atau gusi (normalnya 2-3mm) secara patologis karena penyakit periodontal. Kedalaman poket merupakan jarak antara dasar poket dan margin gingiva. Pendalaman sulkus dapat terjadi karena pergerakan tepi gusi ke arah koronal seperti pada gingivitis, perpindahan epitel junctional ke arah apikal dan bagian koronal epitel terlepas dari permukaan gigi atau kombinasi keduanya. Poket dapat melibatkan satu (simple pocket), dua (compound pocket) atau lebih (complex pocket) permukaan gigi dengan kedalaman yang berbeda-beda. Poket periodontal dapat dirawat dengan melakukan prosedur kuretase.

Klasifikasi poket
1.  Gingival pocket (pseudopocket/false pocket) merupakan pendalaman sulkus gingiva sebagai akibat dari pembesaran gingiva. Tidak terjadi resorpsi puncak tulang alveolar.
2.      Poket periodontal terbagi menjadi 2 yaitu:
a.       Poket supraboni, merupakan pendalaman sulkus gusi/gingiva disertai dengan kerusakan serabut gingiva di dekatnya, ligamen periodonsium, dan resorpsi puncak tulang alveolar secara horisontal. Dasar poket dan epitel junction terletak lebih koronal dibandingkan puncak tulang alveolar.
b.      Poket infraboni, merupakan pendalaman sulkus gingiva dengan posisi dasar poket dan epitel junction terletak lebih ke apikal dibandingkan puncak tulang alveolar. Poket infraboni dihubungkan dengan resorpsi tulang secara vertikal.

 Gambar A. Poket Gingiva, B. Poket supraboni, C. Poket Infraboni

Gambaran klinis poket periodontal ditandai dengan gingiva yang membesar dan menggulung  berwarna merah kebiruan, perdarahan gusi, supurasi, kegoyangan dan ekstrusi gigi, serta terbentuknya celah antara gigi atau diastema. Kandungan poket berupa plak mikroorganisme, produk dari mikroorganisme yaitu enzim, endotoksin lipopolisakarida,  cairan sulkus gingiva, sisa makanan, mucin, sel epitel deskuamasi, dan leukosit.

Untuk menentukan kedalaman poket dapat dilakukan probing menggunakan probe periodontal.


Pengukuran kedalaman poket dilakukan dengan tekanan terkontrol mengelilingi permukaan gigi dengan arah sejajar as gigi.

Sumber gambar: Carranza's Clinical Periodontology edisi 10 dan Color Atlas of Periodontology oleh Rateischak EM, Wolf HF, Hassel TM.


Poskan Komentar